First blog post

This is your very first post. Click the Edit link to modify or delete it, or start a new post. If you like, use this post to tell readers why you started this blog and what you plan to do with it.

post

Advertisements

Zulkarnaen’s Family Project Day #17: Evaluasi Ibu

Bismillah..

Hari ini saya ingin meng-evaluasi diri saya sendiri. Hihihi. Emang bisa?

Bisa aja.

Hihihi.

Kok kayak kunti ketawanya? Wkwk

Baiklah. Sepanjang 15 hari mengerjakan tantangan level 5 ini saya jadi terpacu semangat membaca buku. Serius ini jadi kegiatan yang seru banget dilakukan abis shubuh nyambi menunggu sarapan pagi yang disiapkan matang.

Cuma ya itu..

Ituuu…

Waktunya.. Wkwk

Jujur aja, saat asyik membaca buku, panggilan alam naluri emak buat menghampiri anak yang menangis abis bangun tidur muncul. Lelarian di rumah.. Wkwk. Gagal deh emak baca buku.

Sehari saya paling cuma bisa baca 2-4 halaman aja. Hiks hiks. Padahal dulu pas gadis mah, sebuku itu selesai. Iya itu pas gadis, sekarang udah emak. Selesai ya. Gausah membandingkan keadaan biar tetep happy. Hihihi.

Iya, jujur aja, baca buku jadi kondisi yang agak sulit bagi saya. Disaat Irsyad asyik main, saya coba baca buku. Eh dia malah ngajak main. Atau nanya “Ummi baca buku apa sih?”. Baca buku orangtua kataku. Wkwk. Terus gak lama dia tetep narik tangan ajak main. Wkwk. Gagal lago deh emak. Hadeh. Wkwk

Tapi kalo saya baca Al Qur’an kalo dia maen dia gak pernah ganggu saya. Malah minta baca Al Qur’an bareng, minta dipangku, minta muraja’ah bareng. MasyaAllah Irsyad 😍💕😘

Ya begitulah kira-kira mak. Kondisi aktual dan faktual yang terlihat klise tapi terjadi. Wkwk.

Saya sebenarnya masih ingin menyelesaikannya. InsyaAllah. Doain ya mak.

Gambar 1. Karena mobil literasi Irsyad ngumpet entah dimana, hehe.. Pake foto ini aja ya mak.. Luaskan hatimu seluas samudera saat mendidik anak, karena suatu hari nanti kita akan panen hasilnya. InsyaAllah ya mak.. Love you 😘💕

#hari17 (24 Agustus 2019)
#gamelevel5

#tantangan10 hari

#pohonliterasi

#kuliahbundasayang

@institut.ibu.profesional

Zulkarnaen’s Family Project Day #16: Evaluasi Anak

Bismillah.

Ya Allah, terima kasih karena kami mampu melewati hari demi hari dalam tantangan ini dengan penuh sukacita. Berkahilah hidup kami ya Allah, bahagiakan hidup kami dengan tetap menuntut ilmu demi upaya mengenggam ilmu-Mu. Aamiin ya Allah.

Hari ini Ummi mau evaluasi terhadap apa yang Irsyad baca 15 hari terakhir. Alhamdulillah ada 5-6 buku yang tuntas ia baca. Alhamdulillah. Ia pun senang karena belajar membaca di pagi hari menjadi rutinitas yang tak boleh terlewatkan.

Ada tips dari Ummi Irsyad untuk mengajari anak belajar dibawah 3 tahun:

1. Perhatikan gaya kecerdasan anak.

Anak visual lebih mudah fokus dengan bacaan di buku. Dia dapat memegang buku sendiri dan enjoy membaca dengan waktu yang cukup lama biasanya. Anak audiory, gunakan musik untuk menunjang pendengarannya sambil membaca buku. Bacakan buku sesuai intonasi dan irama ya. Dengarkan musik dan pas-pas kan dengan cerita. Untuk anak kinestetik seperti Irsyad. Gunakan seluruh tenaga Bunda untuk mencari celah bagaimana Ia bisa fokus menangkap maksud dari buku bacaan. Lihat matanya. Apakah Ia tertarik pada buku bacaan tersebut?. Kalo Ia, ajak Ia membaca buku meskipun tidak usah duduk diam tenang. Biarkan Ia menjelajah dengan berlari ataupun jongkok untuk mendengarkan Bunda membaca buku.

2. Perhatikan karakter anak.

Jika karakter anak pendiam (tidak banyak cakap), berikan buku yang agak panjang narasinya. Berikan juga visualnya (gambar-gambar) supaya tidak mudah bosan. Jika anak suka bicara sambil bergerak (seperti Irsyad) tanyakan apakah Ia mau dibacakan buku ini (buku yang sedikit tulisan, banyak gambar). Ini berguna agar Ia sendiri yang bercerita buku tersebut isinya apa saja. Keadaan ini dapat dibalik ya Bunda, sesuai kondisi dan mood anak saat belajar juga. Pintar-pintar bagaimana kita menangkap peluang anak kita mau belajar ya.

3. Apresiasi apapun yang dikerjakan anak

Hal ini bertujuan anak akan membuncah semangat belajarnya, tidak merasa minder, termotivasi untuk belajar terus menerus, dan percaya dirinya akan tinggi. Apresiasi dapat berupa gerakan seperti menunjukan jempol hebat atau kata-kata “Kamu keren”. Atau kata-kata yang membuatnya bangga akan dirinya.

4. Kerjasama antara Bunda dan anak penentu keberhasilan

Kerjasama yang baik adalah imajinasi yang kompak dan gerak yang dinamis. Yup. Bunda harus berimajinasi dalam membaca cerita kemudian harus menanyakan apakah anak menangkap maksud Bunda dan mengerti. Apakah Ia bisa menceritakannya kembali?. Begitupun gerak yang dinamis, Bunda juga harus mengerahkan energi Bunda untuk fokus membersamai anak. Gunakan tangan Bunda, atur nada suara dan intonasi atau bila perlu gunakan alat peraga yang membantu menyampaikan maksud cerita. Semangat ya, Bunda pasti bisa.. 😘💕

Sekian dari Ummi Irsyad, semoga bermanfaat tulisan ini.. Aamiin..

Gambar 1. Jadikanlah gelembung kebahagian tempat Bunda menyimpan harta karun kesenangan untuk si kecil. Selalu bahagia ya, Bunda.. 😘💕😍

#hari16 (23 Agustus 2019)
#gamelevel5

#tantangan10 hari

#pohonliterasi

#kuliahbundasayang

@institut.ibu.profesional

Zulkarnaen’s Family Project Day #15: Serial Anak Muslim Doa Sehari-hari

Bismillah..

Masih belum selesai nih membaca buku ini. Buku ini dibaca sekitar 4 halaman sama Irsyad mulai dari 3 hari kemarin. Dia suka banget. Serius baca dan corat-coretnya.

Gambar 1. Irsyad lagi menunjukan gambar pasukan gajah

Gambar 2. Irsyad lagi corat-coret buku (katanya lagi nulis, hihihi)

Video 1. Keliatan kan serius kalo belajar 😍💕

Alhamdulillah ya Allah.. Semoga Allah anugerahkan untuk kami, Irsyad anak sholih yang suka menuntut ilmu, fasih membaca, menghafal, melafalkan, menyebarkan dan mendakwahkan Al Qu’ran, cinta Allah dan Rasulullah, tidak pernah meninggalkan sholat 5 waktu dan menjadi cahaya bagi zaman yang akan datang. Aamiin ya Allah..

#hari15 (22 Agustus 2019)
#gamelevel5

#tantangan10 hari

#pohonliterasi

#kuliahbundasayang

@institut.ibu.profesional

Zulkarnaen’s Family Project Day #14: Serial Anak Muslim Doa Sehari-hari

Bismillah..

Alhamdulillah buku ini sangat bagus, berisi doa dan gambar-gambar yang menarik perhatian Irsyad. Edukatif banget. Tulisan-tulisannya juga tidak banyak sehingga Irsyad senang melihat gambar dan keterangan singkat. Doa-doa di dalam buku ini cukup lengkap. Ada doa bangun tidur, doa mau tidur, doa naik kendaraan, doa belajar dan sebagainya. Setiap doa yang ditulis, dihalaman selanjutnya ada gambar yang mendeskripsikannya sehingga enak banget dibaca. Irsyad betah sekali membaca hampir 20 menit dia tidak beranjak dari kursi dan meja untuk membaca dan menulis serta mewarnai buku ini. MasyaAllah Irsyad hebat 😍💕😘

Gambar 1. Muka serius Irsyad kalo lagi belajar

Gambar 2. Irsyad lagi belajar membaca doa harian

Gambar 3. Serius banget belajar menulis, menggambar dan mewarnainya.

#hari14 (21 Agustus 2019)
#gamelevel5

#tantangan10 hari

#pohonliterasi

#kuliahbundasayang

@institut.ibu.profesional

Zulkarnaen’s Family Project Day #13: Serial Anak Muslim Doa Sehari-hari

Bismillah..

Alhamdulillah, kemarin sudah sampai Bogor dengan selamat.. So, agenda hari ini kembali membaca buku yang ada di rumah. Yaitu “Serial Anak Muslim Doa Sehari-hari”. Buku ini terbitan Gramedia, cukup bagus dan edukatif disertai gambar-gambar dan penjelasan. Jadi, di buku ini sekalian bisa mewarnai gambar-gambar yang ada didalamnya. Untuk usia Irsyad yang gak terlalu betah duduk diam lama, buku ini cukup memberi ruang bagi Irsyad untuk kepengen tahu apa yang ada di halaman selanjutnya dan seterusnya. So, bukunya keren banget.

Gambar 1. Irsyad lagi membaca buku “Serial Anak Muslim Doa Sehari-hari”

Gambar 2. Irsyad membuka buku dengan penasaran

#hari13 (20 Agustus 2019)
#gamelevel5

#tantangan10 hari

#pohonliterasi

#kuliahbundasayang

@institut.ibu.profesional

Zulkarnaen’s Family Project: Rumahku Madrasah Pertamaku Day #12

Bismillah..

Hari ini Zulkarnaen’s Family melakukan perjalanan balik dari kota Brebes ke Bogor. Namun sebelumnya transit dulu di Bekasi. Rumah orangtuanya Ummi.

Nah dijalan sangat melelahkan sekali. Irsyad pun tertidur. Perjalanan dari Brebes jam setengah 8. Kami baru sampai Bekasi jam 12.

Jam setengah 2 siang lanjut perjalanan ke Bogor. Sampai di Bogor setengah 4, Irsyad masih tertidur. Karena Ia kelelahan, akhirnya Ummi yang giliran membaca nih. Hehehe.

Baik, kali ini sub bab dari buku inj bertema:

Mengoptimalkan Fase Usia Dini

Jadi ketika usia dini saat anak sudah mencapai usia 3-4 tahun, pola tingkah lakunya sudah terbentuk sempurna. Pola ini didapatkan dari hasil interaksi budaya dengan lingkungannya. Jadi, nilai moral dan sosial yang terbentuk di dalam rumah, pada fase usia dini, akan menjadi karakter anak seumur hidup.

Ada quotes menarik yang ada di sebelah halaman ini.

Gambar 1. Quotes menarik setiap sub bab

Peran Hebat Bunda

Ini sub bab selanjutnya. Jika Ayah lebih banyak menghabiskan waktu di kantor, bunda lebih sering dirumah maka peran Bunda dalam mendidik anak lebih besar daripada peran Ayah. Tanpa bermaksud mengecilkan peran Ayah, Bunda pasti lebih dekat dengan buah hati. Kenapa?. Karena Bunda, Allah anugrahi fitrah keibuan dan kelembutan cinta yang tidak dimiliki laki-laki. Fitrah bawaan ini, muncul hormon prolaktin yang diproduksi oleh kelenjar pituari saat hamil dan terus berlangsung sampai masa menyusui. Anak akan mengenali aroma Bundanya. Bundanya akan menjadi orang pertama yang menjalin hubungan sosial dengannya. Itulah mengapa Bunda menjadi inti pendidikan islami buah hati.

Gambar 2. Quotes menarik di setiap sub bab

#hari12 (19 Agustus 2019)
#gamelevel5

#tantangan10 hari

#pohonliterasi

#kuliahbundasayang

@institut.ibu.profesional

Zulkarnaen’s Family Day #11: It’s Time For Breeding

Bismillah..

Masih tentang buku “It’s Time For Breeding” terbitan Balai Embrio Ternak Cipelang. Alhamdulillah Irsyad sudah banyak mengerti tentang dunia sapi. Buku ini asyik dibaca karena banyak gambar yang menarik dan penjelasan yang edukatif untuk anak-anak.

Gambar 1. Irsyad suka baca buku yang gambarnya menarik, meskipun gak bisa duduk manis (alias setengah jongkok) hehehe

Oke. Kita akan memasuki sub bab selanjutnya di buku “Rumahku Madrasah Pertamaku”.

Kali ini sub bab bertema:

Mendidik Buah Hati di Rumah

Seperti yang diketahui, kalau rumah sekolah lainnya adalah pilar-pilar pendidikan. Namun dirumahlah anak-anak bernaung untuk pertama kalinya. Oleh karena itu, pengaruh pendidikan yang kita berikan kepada mereka di rumah amatlah besar.

Allah menjadikan anak-anak sebagai amanah bagi kita. Kelak, kita akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan-Nya atas apa yang kita lakukan terhadap mereka.

#hari11 (18 Agustus 2019)
#gamelevel5

#tantangan10 hari

#pohonliterasi

#kuliahbundasayang

@institut.ibu.profesional

Zulkarnaen’s Family Project Day #10: It’s Time For Breeding

Bismillah

Kali ini Irsyad membaca buku “It’s Time For Breeding” terbitan Balai Penelitian Embrio Cihempelang. Buku ini dari Abbi-nya Irsyad.

Apa sih isi bukunya?

Isinya tentang sapi-sapi yang dibudidayakan untuk penelitian. Sapi-sapi ini diarahkan untuk diteliti dan dibudidayakan oleh para dokter hewan.

Gambar 1. Sapi sedang diperiksa dokter hewan

Gambar 2. Gambar sapi-sapi yang menarik perhatian Irsyad karena desainnya yang unik

Gambar 3. Irsyad mengajak mobil-mobilannya untuk sama-sama melihat sapi-sapi

Alhamdulillah hari ini ya Allah.

Semoga Ummi juga punya waktu untuk membaca buku Ummi lagi. Biar bisa cerita asyik disini. Aamiin ya Allah..

#hari10 (17 Agustus 2019)
#gamelevel5

#tantangan10 hari

#pohonliterasi

#kuliahbundasayang

@institut.ibu.profesional

Zulkarnaen’s Family Project Day #9: Aku Tahu Jenis Buah-buahan

Bismillah..

Hari ini masih melanjutkan buku “Aku Tahu Jenis Buah-buahan”. Irsyad senang sekali bisa mengenal buah-buahan. Semuanya disebut oleh bibirnya saat tahu buah-buahan yang sering dimakannya seperti apel, semangka, pepaya, belimbing, jeruk, melon dan lain-lain. Alhamdulillah.

Gambar 1. Irsyad sedang menyebutkan nama buah-buahan

Saat Irsyad bermain dengan Tante Depi, Ummi mencuri-curi waktu untuk membaca buku. Ummi memulai membaca halaman dari halaman 5. Ada quotes menarik yang tertulis disana.

Gambar 2. Quotes buku “Rumahku Madrasah Pertamaku”

Lanjut kepada sub bab kedua

“Mulailah Membangun Fondasi”

Pendidikan adalah kunci perubahan sosial. Dengan pendidikan karakter seseorang dapat dirombak hingga akarnya. Mengapa?. Karena pendidikan bersifat rekonstruktif. Ia mampu merobohkan karakter yang usang, membersihkannya, lalu menanamkan nilai-nilai yang baru.

Karena itu, fondasi awal amat penting dalam mendidik buah hati. Bangunlah fondasi awal mereka dengan nilai-nilai islami. Dengan fondasi tersebut, kita dapat dengan mudah mengembangkan fitrah yang telah Allah tanamkan pada diri mereka, buah hati kita.

Dalam surat Ar Rad ayat 11 (Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah keadaan mereka sendiri) , Allah menyebutkan ada dua perubahan yang terjadi yaitu perubahan individu dan perubahan sosial. Perubahan individu merupakan sebab terjadinya perubahan masyarakat. Allah menyerahkan perubahan individu kepada setiap pribadi, setiap diri kita. Adapun perubahan sosial, kita tidak perlu mengkhawatirkannya karena Allah yang mengambil kuasa.

Jelaslah betapa pentingnya perubahan individu. Perubahan itu hanya dapat dilakukan melalui pendidikan karakter. Inilah cara perbaikan sosial yang paling efektif.

MasyaAllah.. Bergetar Ummi membacanya. Semoga Ummi dan Abbi bisa membimbing Irsyad menjadi pribadi berkarakter islami, berkarakter qur’ani. Aamiin ya Allah.

#hari9 (16 Agustus 2019)
#gamelevel5

#tantangan10 hari

#pohonliterasi

#kuliahbundasayang

@institut.ibu.profesional

Zulkarnaen’s Family Project Day #8: Aku Tahu Jenis Buah-buahan

Bismillah..

Hari ini, Irsyad masih turun naik panas badannya. Ia pun masih lemes, cuma bisa main di sekitar rumah.

Sewaktu Ummi ke dapur, Irsyad mengajak Ummi melihat karya-nya.

“Karya apaan?”

“Pohon, Mmi”, kata Irsyad

“Pohon?”, tanya Ummi binggung

Ternyata oh ternyata, Ia sedang menempel pohon dengan lem ke tembok. MasyaAllah.

Gambar 1. Irsyad sedang menempel pohon ke tembok

“Bagus kan, Mmi?” kata Irsyad

“Iya bagus banget ya”, jawab Ummi

“Yuk kalo gitu kita buat buahnya ya, buah apel”, kata Ummi

Gambar 2. Irsyad seneng menempel buah apel ke tembok

Sekarang giliran menempel batang.

Gambar 3. Irsyad menempel batang dengan lem

“Selesai”, katanya puas

“Alhamduuu.. “, “Lillah”, sambung Irsyad

“Oke yuk. Kita cari buah apel di buku ini yuk. Ini buku “Aku Tahu Jenis-jenis Buah-buahan”

Ia pun semangat menunjukan buah apel yang ditempelnya di tembok pada buku bacaan.

Gambar 4. Irsyad menunjukan buah apel pada buku

Gambar 5. Isi buku juga ada gambar apelnya

Alhamdulillah hari ini ya Allah. Irsyad mulai sehat kembali untuk belajar bersama Ummi dan Abbi.

#hari8 (15 Agustus 2019)
#gamelevel5

#tantangan10 hari

#pohonliterasi

#kuliahbundasayang

@institut.ibu.profesional